Ibarat orang makan.
Orang yang dipaksa makan dalam jumlah besar dengan waktu yang singkat dan harus habis, pasti akan merasa kesal, jengkel, hingga marah-marah karena melewati batas.
Akan tetapi, jumlah yang sama besar namun dengan waktu yang lebih panjang akan membuat orang yang memakannya dapat menikmati makanan tersebut. Dan membuatnya lebih bersyukur.

"Pilihan adalah yang terbaik di antara yang baik-baik. Kalau konteksnya begini, saya yakin dengan pilihan saya. Ibarat daripada naga yang terbang dengan menawan di atas langit tapi hanya bisa mejeng, mending jadi semut yang meskipun tidak dihiraukan dan  lingkupnya kecil tapi bisa action."
Gatau dapet inspirasi dari mana nih, bisa jadi cuma quotation yang aku lupa sumbernya, atau aku modif. Atau apalah, terserah saja.
Yang penting curcol.

Terkadang

Terkadang
Terkadang kita kesal karena suatu hal yang tidak terduga terjadi. Terkadang kita sebal karena tidak mendapatkan hal yang sesuai harapan.
Terkadang kita jengkel karena menunggu suatu hal yang tidak pasti.
Terkadang kita hanya tidak tahu.
Karena hidup ini pun juga hanya kadang-kadang.